Rabu, 04 Desember 2019

Keunikan Goa Tabuhan Pacitan

Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur
Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur - Pacitan memanglah di kenal jadi kota 1001 gua. Satu diantaranya Gua Tabuhan di Dusun Tabuhan, Desa Wereng, Kecamatan Punung. Guy ini berhasil menyedot perhatian wisatawan.

Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur

Kekhasan gua satu ini dapat dikenali dari namanya, ‘tabuhan’, yang dalam bhs Jawa bermakna membunyikan alat musik jam. Wisatawan dapat menabuh stalaktit serta stalaknit untuk keluarkan alunan musik.

Pemandu wisata gua, Sumaryo (66), menjelaskan, Gua Tabuhan di buka jadi obyek wisata mulai sejak 1995. Tiap-tiap th. berlangsung penambahan jumlah wisatawan, bukan sekedar domestik, tapi juga wisatawan mancanegara.

“Tiap akhir minggu umumnya ada pertunjukkan musik, alat musiknya gunakan stalaktit serta stalaknit disini, ” tuturnya pada Cendana News, Minggu (12/11/2017).

Jadi kadang-kadang, lanjutnya, bila wisatawan membludak pemain musik dengan suka-rela memainkan lima lagu tradisionil sepanjang 20 menit, wisatawan cuma diminta membayar seiklasnya. “Jika menginginkan pertunjukkan musik, dapat pula segera bayar Rp100 ribu, ” katanya.

Ada 30 km dari pusat kota, Gua Tabuhan dapat dijangkau dengan gampang. Pasalnya, akses jalannya mulus dan banyak alat transportasi umum menuju ke gua yang dikatakan sebagai Gua Tapan ini.

Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur

“Di dalam gua ada dua ruang besar serta ada satu jalan buntu yang diakui jadi tempat pertapaan, petilasan dari Sentot Prawirodirjo, ” cakapnya.

Menurut narasi, Gua Tabuhan ini jadikan tempat pertapaan Sentot Prawirodirjo yang disebut panglima jaman perang Diponegoro pada kurun 1825-1830. Menariknya, gua ini mempunyai bentuk stalaktit serta stalaknit dengan panjang 7 mtr. serta diameter 1 mtr., bila dipukul dapat keluarkan nada seperti gamelan.

“Ruangan yang berada di dalam gua mempunyai panjang 90-100 mtr. dengan lebar 30 mtr., ” katanya.

Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur

Pengunjung dapat juga membayar tur guide bila menginginkan masuk Gua Tabuhan lebih dalam, komplit dengan senter jadi alat penerangan. Tak ada patokan cost spesial yang perlu di keluarkan, pengunjung cuma diharuskan membayar suka-rela. “Pertunjukkan gamelan batu jadi satu diantara daya tarik website gua ini”, katanya.

Bila menginginkan bertandang ke Gua Tabuhan, Anda cukup merogoh kocek Rp5 ribu untuk dewasa, Rp3 ribu untuk anak-anak serta Rp10 ribu bila wisatawan mancanegara. Harga ini beralih bila masuk akhir minggu, naik Rp3 ribu per pengunjung.

Goa Tabuhan Pacitan Yang Unik

Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur - Pacitan memanglah di kenal jadi kota 1001 gua. Satu diantaranya Gua Tabuhan di Dusun Tabuhan, Desa Wereng, Kecamatan Punung. Guy ini berhasil menyedot perhatian wisatawan. Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur Kekhasan gua satu ini dapat dikenali dari namanya, ‘tabuhan’, yang dalam bhs Jawa bermakna membunyikan alat musik jam. Wisatawan dapat menabuh stalaktit serta stalaknit untuk keluarkan alunan musik. Pemandu wisata gua, Sumaryo (66), menjelaskan, Gua Tabuhan di buka jadi obyek wisata mulai sejak 1995. Tiap-tiap th. berlangsung penambahan jumlah wisatawan, bukan sekedar domestik, tapi juga wisatawan mancanegara. “Tiap akhir minggu umumnya ada pertunjukkan musik, alat musiknya gunakan stalaktit serta stalaknit disini, ” tuturnya pada Cendana News, Minggu (12/11/2017). Jadi kadang-kadang, lanjutnya, bila wisatawan membludak pemain musik dengan suka-rela memainkan lima lagu tradisionil sepanjang 20 menit, wisatawan cuma diminta membayar seiklasnya. “Jika menginginkan pertunjukkan musik, dapat pula segera bayar Rp100 ribu, ” katanya. Ada 30 km dari pusat kota, Gua Tabuhan dapat dijangkau dengan gampang. Pasalnya, akses jalannya mulus dan banyak alat transportasi umum menuju ke gua yang dikatakan sebagai Gua Tapan ini. Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur “Di dalam gua ada dua ruang besar serta ada satu jalan buntu yang diakui jadi tempat pertapaan, petilasan dari Sentot Prawirodirjo, ” cakapnya. Menurut narasi, Gua Tabuhan ini jadikan tempat pertapaan Sentot Prawirodirjo yang disebut panglima jaman perang Diponegoro pada kurun 1825-1830. Menariknya, gua ini mempunyai bentuk stalaktit serta stalaknit dengan panjang 7 mtr. serta diameter 1 mtr., bila dipukul dapat keluarkan nada seperti gamelan. “Ruangan yang berada di dalam gua mempunyai panjang 90-100 mtr. dengan lebar 30 mtr., ” katanya. Keunikan Wisata Serta Sejarah Asal Usul Goa Tabuhan Pacitan Jawa Timur Pengunjung dapat juga membayar tur guide bila menginginkan masuk Gua Tabuhan lebih dalam, komplit dengan senter jadi alat penerangan. Tak ada patokan cost spesial yang perlu di keluarkan, pengunjung cuma diharuskan membayar suka-rela. “Pertunjukkan gamelan batu jadi satu diantara daya tarik website gua ini”, katanya. Bila menginginkan bertandang ke Gua Tabuhan, Anda cukup merogoh kocek Rp5 ribu untuk dewasa, Rp3 ribu untuk anak-anak serta Rp10 ribu bila wisatawan mancanegara. Harga ini beralih bila masuk akhir minggu, naik Rp3 ribu per pengunjung.

Keindahan Kota Pacitan


Berwisata ke Kota Seribu Goa Pacitan

Berwisata ke Kota Seribu Goa Pacitan
image

Kabupaten Pacitan Jawa Timur adalah sebuah  Kabupaten yang terletak di ujung barat daya Provinsi Jawa Timur. Dengan julukannya sebagai kota 1001 goa. Kabupaten Pacitan secara geografis letak wilayah Pacitan adalah dibagian utara berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo, dibagian timur berbatasan dengan Kabupaten Trenggalek, dibagian selatan Pacitan adalah Samudra Hindia serta dan dibagian barat berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah)dan hal ini juga sekaligus sebagai batas Provinsi antara Provinsi Jawa timur dan Provinsi Jawa Tengah.

Pacitan dengan julukanny sebagai Kota 1001 Goa tersebut, karena Pacitan yang menyimpan berjuta pesona keindahan pariwisata alam yang sangat luar biasa. Banyak sekali wisatawan asing maupun wisatawan domestik yang berkunjung ke Pacitan untuk merasakan tempat wisatayang disediakan oleh alam.



Tempat-tempat wisata yang dapat di kunjungi selama sedang berada di Pacitan adalah  Wisata Goa, Wisata Pantai, Wisata Pegunungan (Hikking), Wisata Sejarah, Wisata Pemandian Alam. Selain wisata-wisata alamnya tersebut Pacitan juga memiliki hasil alam yang luar biasa yaitu batu mulia (batu akik). Karena julukan tersebut Pacitan memiliki banyak goa. diantara Goa tersebut  yang terdapat di Pacitan adalah Goa Gong (Gua Terindah Se-Asia Tenggara), Goa Tabuhan (Batu dapat dipukul dan Berbunyi Seperti Alat Musik Gamelan), Goa Kalak (Gua Pertapaan), dan Goa Luweng Jaran (diduga sebagai kompleks gua terluas di Asia Tenggara). Diantara nama-nama Goa tersebut Goa yang terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan adalah Goa Gong dan Goa Tabuhan. Selain goa Pacitan juga kaya akan wisata pantai hal ini letakny diselatan pulau Jawa maka daerah Pacitan langsung berbatasan dengan Samudra Hindia dibagian selatannya. Pacitan banyak terdapat pantai diantaranya ada Pantai Teleng Ria, Pantai Klayar, Pantai Srau, Pantai Watu Karung, Pantai Soge, Pantai Taman, pantai Sidomulyo, Pantai Banyutibo dan masih banyak pilihan pantai lainnya. Semua pantai ini memiliki keindahan ciri khas masing-masing yang berbeda-beda.


Jika menginginkan pantai yang penuh dengan sarana wisata dan mudah diakses Pantai Teleng Ria bisa menjadi destinasi karena letaknya yang tidak jauh dari pusat kota Pacitan kurang lebih sekitar 3 Km dan disini juga sudah banyak para nelayan yang berjualan ikan segar, udang segar yang diperoleh langsung dari laut, ikan-ikan dan udang yang dijajakan ada yang dijual masih mentah, ada juga yang sudah digoreng dan siap dikonsumsi, ataupun juga ada yang sudah diolah dibuat bakso, naget, dan lain-lain.


Apabila kita menginginkan keindahan pasir putih dan batu-batu karang serta pemandangan yang indah bisa mendatangi Pantai Klayar, Pantai Watu Katung, dan Pantai Srau.  Jika kita bermain ke Pantai Soge Pantai ini terkenal dengan jembatan indahnya dan suasana pemandangan pantai dari pinggir jalan. Pantai-pantai ini sudah pernah didatangi oleh Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono.


Pantai Taman dipantai ini kita dapat menjumpai penangkaran penyu, pantai Sidomulyo dengan Flyingfox terpanjang se-Indonesia, Pantai Banyutibo dengan pemandangan air terjunnya yang langsung menuju ke pantai. Pacitan juga terdapat sumber pemandian air panas yang letaknya di Kecamatan Arjosari, sekitar 15 Km dari pusat kota Pacitan ke arah Utara. Dipemandian air panas ini sambil kita berendam mandi air panas kita juga disuguhkan dengan pemandangan pohon yang rindang dan pemandangan alam yang indah karena letaknya oemandian air panas ini dibawa kaki gunung kelir dengan air Panas Alami, di pemandian air panas selain itu kita juga terdapat Toko Cenderamata, Kantin atau Rumah Makan,  dan Parkir luas. Selain wisata alamnya Pacitan juga menyimpan sejarah karena Pacitan pernah sebagai tempat jalur yang dilewati oleh Jendral Sudirman saat bergrilya. Maka terdapat Monumen Jenderal Sudirman yang berada di Pakis Kecamatan Nawangan, 30 Km dari pusat kota Pacitan. Monumen ini berdiri megah di atas gunung dan telah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan ditempat ini masih dapat kita lihat Rumah yang pernah digunakan oleh Jenderal Sudirman ketika melakukan Gerilya.

Selain itu masih ada juga patung Jendral Sudirman di desa Pringkuku kecamatan Pringkuku. Yaitu Monumen ini dibangun untuk mengenang pertempuran para gerilyawan yang dipimpin langsung oleh Jenderal Sudirman bersama Brigjen Ignatius Slamet Riyadi di Tumpak Rinjing melawan pasukan Konvooi Kolonial Belanda, pertempuran terjadi pada 7 Juni 1948.

Dan di Pacitan juga terdapat rumah Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono sewaktu beliau masih kecil yang terletak di Lingkungan Blumbang, Kelurahan Ploso berjarak 200 meter dari Terminal Kota Pacitan atau sekitar 1 Km dari pusat kota Pacitan. Apabila kita ke Pacitan maka tidak lengkap kalo kita tidak membeli oleh-oleh kenangan asli dari alam Pacitan. Kalo kita membeli oleh-oleh makanan maka itu sudah biasa. Tetapi karena sekarang ini lagi tren batu akik maka Pacitan juga memiliki batu alam ini. Batu akik dari Pacitan saah satunya adalah batu Kalsedon. Batu Kalsedon dapat kita jumpai di wilayah desa Donorojo Pacitan. Batu Kalsedon ini memiliki harga jual yang cukup lumayan tinggi kurang lebih berkisar antara 250.000 sampai dengan 2.000.000. Keunikan batu Kalsedon ini dari batu akik lainnya adalah kalsedon banyak berlubang-lubang lembut, sehingga gampang untuk diberi warna-warna khusus dalam batu tersebut. Batu kalsedon tertentu akan mengkilau dari dalam setelah dipoles secara teratur. Namun warna yang paling banyak ditemui dari batu kalsedon adalah warna putih sampai abu-abu, biru-keabu-abuan dan colat terang sampai coklat gelap. Kabupaten Pacitan sebagai sebagai kota Seribu Satu Goa menyimpan kekayaan alam yang luar biasa sebagai aset dari kekayaan alam negara Indonesia. Wisata alam ini sangat Indah apalagi bagi yang menyukai fotografer landscape karena Pacitan menawarkan wisata Goa dan Pantai Karena ini adalah wisata alam maka kewajiban kita untuk menjaga dan melestarikan tempat-tempat wisata alam dengan sebaik-baiknya. Jangan membuang sampah sembarangan dan juga tidak merusak keindahan alam dan ini adalah salah satu bentuk kita dalam melestarikan dan menjaganya agar anak cucu kita juga merasakan kekayaan alam negara Indonesia.